Kamis, 30 Oktober 2014

BUDIDAYA AYAM ARAB JENIS PETELUR


Cara beternak ayam petelur

 

CARA BETERNAK AYAM PETELUR Ayam petelur adalah ayam-ayam betina dewasa yg dipelihara khusus untuk diambil telurnya. Asal mula ayam unggas adalah berasal dari ayam hutan & itik liar yg ditangkap & dipelihara serta dpt bertelur cukup banyak.

Rabu, 29 Oktober 2014

PEY, Wirausahawan Muda Kinclong



Usia muda adalah usia di mana keadaan fisik masih prima, semangat masih membara, pikiran juga masih fresh. Demikian pula yang ada pada sosok muda bernama lengkap Nur Sholikun. Meski tak berbalut tubuh kekar, semangat berkaryanya hampir tak pernah padam. Kini, diusianya ke 31, capaian usaha mandiri telah ia raih. Dua orang karyawan setiap hari membantunya dalam menjalankan usaha jasa pencucian motor dan mobil/truk "PEY OTO CLINK".
Bukan jalan mudah untuk sampai pada capaian seperti sekarang ini. Lika-liku proses perjalanan usaha ia jalani. Mulai dari menjadi juru parkir di Pasar Legi Kacangan, kemudian mencoba mengadu nasib di pulau seberang, tepatnya di NTB. Merasa tak cocok dengan pekerjaan di NTB, ia memutuskan pulang ke kampung halaman. "Yaa... meskipun di NTB gajinya besar, biaya hidup juga tinggi, dan lagi tak nyaman hidup jadi buruh itu, mas", jelas anak muda yang akrab disapa PEY ini.

Minggu, 26 Oktober 2014

Cah Kacangan bersama Prof. Dr.Pratikno, M.Soc.Sc (Mensesneg RI)

Cah Kacangan diskusi bareng Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc tentang program pembangunan Bojonegoro barat 
Sekilas profil Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc

Prof. Pratikno, M.Soc.Sc adalah Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang terpilih pada Maret 2012. Sebelum pemilihannya sebagai rektor, ia dinobatkan menjadi Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM pada tahun 2010. Selama karirnya di dunia akademik, Pratikno banyak melakukan penelitian dalam politik lokal dan jaringan pemerintahan yang merupakan bidang keahliannya. Ia juga beberapa kali menjadi pembicara dalam workshop menjelang pemilu maupun pilkada.

Matahari Terbit dari Atas Angin


           
Inilah Atas Angin, sebuah tempat di mana kita dapat menyaksikan matahari terbit secara sempurna atas segala nuansanya yang tidak kalah indahnya dengan sunrise nya Bromo. Inilah sebuah obyek pariwisata yang cukup potensial untuk dikembangkan dan diperdayakan lebih lanjut di kabupaten Bojonegoro.

Di tepian jalan menanjak di antara kelok jalan yang menghubungkan antara kota Bojonegoro dengan kecamatan Sekar, di plataran kaki bukit Atas Angin, di ufuk timur,  temaram yang berangsur-angsur menjadi pendar terang berpendar dari balik deretan pegunungan Kendeng Tengah, lembah Gibal dan  gunung Lawang. 

Sebuah lukisan alam yang mengagumkan dengan segala keindahan yang terlukis pada langit timur, ketika matahari pagi bangkit dari peraduannya yang pada saat yang sama kita berada pada plataran bukit Atas Angin. 

Rabu, 22 Oktober 2014

Selamatkan Anak dari Bibir Jurang Kehancuran (Serial Poniman Bag. 9)



Suhu udara hari-hari belakangan ini cukup ekstrem, pada siang hari menembus 40 derajat Celcius. Terik mentari membakar, angin kering berhembus membuat kulit terasa garing, bahkan mengakibatkan kulit sebagian orang seperti bersisik.
Namun, cuaca seperti ini tak lantas membuat semua orang mengeluh. Setidaknya, diantara yang merasa diuntungkan adalah kalangan petani tembakau yang saat ini sedang panen. Tapi ada satu catatan unik, tak banyak warga desa Kacangan yang memiliki lahan pertanian di Desa Kacangan, justru mayoritas lahan pertanian mereka berada di wilayah Desa Mediyunan Kec Ngasem. Letak geografis kedua desa dari dua wilayah kecamatan berbeda tersebut dipisahkan bentangan Kali Gandong.
Pada musim panen tembakau kali ini Poniman juga turut merasakan imbasnya sebagai tenaga jasa angkut dari ladang petani menuju ke rumah petani, atau ke tempat sentra perajangan daun tembakau. Salah satunya terdapat di Desa Mediyunan, Kec. Ngasem, sebelum akhirnya dikirim ke berbagai daerah, diantaranya Jawa Tengah dan Madura.

Kali Gandong Garden

Seperti yang Poniman kerjakan hari ini, dari sejak jam 10 pagi hingga hampir jam 3 sore ini sudah 4 kali hilir mudik mengangkut tembakau ke Desa Mediyunan, Ngasem dengan becaknya melewati rute gang Sadewa lalu melewati jembatan kecil di atas bangunan dam/tanggul sungai atau Kali Gandong. Jembatan kecil tersebut dikenal dengan Jembatan Biru, sebutan tersebut karena jembatan bercat biru, jembatan yang ukuran lebarnya cuma maksimal bisa dilewati becak ini menghubungkan Desa Kacangan Kec. Tambakrejo dengan Desa Mediyunan Kec Ngasem. Dan jalur ini tiap harinya lumayan ramai karena menjadi jalan pintas warga dua kawasan dari wilayah kecamatan berbeda.

Senin, 13 Oktober 2014

Pasar Legi Kacangan, Nasibmu Kini


(Oleh : Ahmad Shodikin)




Bagai menjadi “Anak Kandung Terbuang dan Anak Angkat Tersiksa”. Ungkapan yang berarti Anak kandung yang tidak pernah dimiliki karena diambil oleh orang lain, dan anak angkat yang tidak terawat karena bukan hak milik sejati tersebut nampaknya sesuai dengan kenyataan yang menimpa Pasar Legi yang berlokasi di Desa Kacangan Kec. Tambakrejo Kab. Bojonegoro.

Minggu, 12 Oktober 2014

Pawai Budaya Bojonegoro

Pawai budaya berupa karnaval tingkat SMA dan umum, dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke -337. Minggu 12 Oktober 2014

Foto-foto by EMHA /Hanafi PeDe

 



Saminisme, Sebuah Nasionalisme yang Terpinggirkan



Oleh : Suwandi Adisuroso




Samin Surosentiko, Ia di lahirkan di Plosokediren, Randublatung, Blora pada tahun 1859. Raden Kohar adalah nama kecilnya. Trah bangsawan mengalir dalam darahnya dari garis ayahnya, Raden Surowijoyo yang merupakan keturunan dari Pangeran Kusumaningayu, Adipati Sumoroto, daerah Tulungagung sekarang.

Ia dibesarkan dalam pengasuhannya ayahnya di Plosokediren. Realita masa penjajahan kolonial menyadarkan dirinya akan hak-hak bangsa pribumi yang tertindas. Terutama kebijakan Kompeni atas privatisasi hutan jati dan kewajiban membayar pajak bagi masyarakat miskin.

Rabu, 08 Oktober 2014

Cah Kacangan dan Perempuan Malam (Serial Poniman Bag. 8)


Selepas mandi sore Poniman segera berpakaian rapi, berkopiah kemudian pamit dengan orang rumah sekalian ijin pulang ke rumah agak malam, karena hingga tengah malam nanti ada pekerjaan yg harus ia tunaikan.

Poniman mengayuh becaknya menyusuri jalan yang petang itu lumayan banyak kendaraan roda dua berlalu lalang. Ada juga beberapa pejalan kaki yang berjalan searah dengannya, mereka adalah warga yang berada di sekitar lingkungan masjid yang tengah bergegas menyambut seruan adzan Maghrib.

Becak Poniman memasuki halaman masjid Mujahidin Kacangan dan diparkir di ujung timur tempat parkir yang terlihat masih ada tersisa tempat selebar ukuran becak. Sementara di sisi becak Poniman hingga ujung paling barat tempat parkir sudah penuh berjajar sepeda motor jamaah, bahkan sebagian masih ada yang diparkir di bagian halaman sisi selatan. Petang ini jumlah jamaah lebih banyak dari biasanya.

Senin, 06 Oktober 2014

Cara beternak ayam petelur


CARA BETERNAK AYAM PETELUR Ayam petelur adalah ayam-ayam betina dewasa yg dipelihara khusus untuk diambil telurnya. Asal mula ayam unggas adalah berasal dari ayam hutan & itik liar yg ditangkap & dipelihara serta dpt bertelur cukup banyak. 

Pemuda Kacangan Siap Garap Sentra Peternakan Ayam Petelur



Muchid, Petugas Teknis Peternakan Kec. Tambakrejo sedang menyampaikan sambutan


Bojonegoro - Cah Kacangan | Senin (6/10/2014) telah berlangsung kegiatan Penyuluhan Pengembangan Agribisnis Ternak Unggas oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Bojonegoro bertempat di Balai Desa Kacangan, Kec. Tambakrejo, Bojonegoro. Acara tersebut diikuti oleh sekitar 40 orang yang terdiri dari peternak yang tergabung dalam KPK (Kelompok Peternak Kacangan), Perangkat Desa, RT, RW dan BPD. Kegiatan yang dilaksanakan sejak pukul 11.00 WIB dan berakhir pada pukul 13.30 WIB itu dirasakan cukup bermanfaat oleh peserta yang didominasi kalangan anak muda. 

BUDIDAYA AYAM ARAB JENIS PETELUR

Sumber Gambar: Dokumentasi Majalah Agrovisi

 Ayam arab mampu berproduksi telur 80-90% dan tidak suka mengeram. Masih ada keunggulan lain, antara lain: efesiensi terhadap pakan yang hanya 80 gr/ekor/harisedangkan ayam leghorn bisa mencapai 110gr/ekor/hari,ayam jenis ini daya seksualnya sangat tinggi dan suka kawin, dalam waktu 15 menit mampu kawin 3 kali. Sebenarnya Ayam Arab ini termasuk galur ayam buras yang unggul di Belgia.
Untuk mendapatkan produktivitas ayam arab yang maksimal diperlukan perawatan yang optimal, antara lain: penyediaan kandang yang sesuai, pakan yang teratur, pengendalian penyakit. Ada pula hal yang turut perperan dalam kesuksesan agribisnis ayam arab yaitu Pengelolaan Produksi dan Manejemen Usaha.